Begini Tips Mudah Dalam Memasang Kawat Harmonica

Tips Mudah Memasang Kawat Harmonica

Mungkin masih banyak yang merasa asing ketika mendengar kawat harmonica atau sering disebut juga dengan kawat wajik. Untuk itulah, sebelum kami membahas tentang cara memasang kawat tersebut, ada baiknya ketahui dahulu apa itu kawat wajik. Jadi, kawat wajik itu merupakan sebuah kawat besi berjenis galvanis yang dianyam menggunakan mesin khusus. Teknik pembuatannya pun khusus, bentuknya seperti motif lingkaran. Namun ada pula yang seperti jarring laba-laba. Kawat wajik seringkali di aplikasikan pada pembatas halaman, tanah, lapangan futsal, lapangan parkir, lapangan tenis, kandang hewan dan sebagainya.

3 Langkah Memasang Kawat Harmonica

Mengingat harga kawat harmonica ekonomis dan memiliki banyak fungsi, saat ini kawat jenis tersebut sering dijadikan pilihan untuk areal yang butuh sekat pembatas. Terdapat 2 jenis kawat wajik yang tersedia di pasaran, yaitu kawat yang dilapisi PVC dan kawat yang yang terbuat dari bahan galvanis. Kawat yang dilapisi PVC ini tahan korosi, anti karat dan juga anti panas. Sama seperti kawat yang dilapisi PVC, kawat Galvanis ini pun cukup kokoh dan bahkan lebih banyak beredar di pasaran. Langsung saja, berikut cara pemasangannya:

1. Melakukan pengukuran tanah atau bangunan

Sebelum melakukan pemasangan kawat wajik, kalian harus mengukur panjang tanah serta bangunan terlebih dahulu. Dalam pengukuran hendaknya yang teliti, karena ketika tidak sesuai ukurannya maka kawat wajik tidak akan terpasang dengan baik. Pertama-tama, kalian harus menentukan dahulu titik tanamnya terlebih dahulu. Kemudian usahakan pula titik tanamnya sesuai dengan pembagian tanah. Sehingga ketika kawat wajik sudah terpasang tidak akan terlihat aneh.

2. Melakukan pengecoran tiang

Langkah kedua dalam pemasangan kawat harmonica yaitu, melakukan pengecoran tiang. Pengecoran tiang ini dilakukan untuk memperkokoh pagar kawat wajik yang akan dipasang. Sehingga kawat tidak mudah roboh meski terkena benturan yang cukup kuat. Setelah dicor, barulah kalian membentangkan kawat wajiknya. Untuk proses pengecoran, kalian harus mengetahui komposisi bahan yang akan digunakan. Sehingga hasil cor-corannya kuat dan dapat dijadikan pegangan bagi kawat wajik.

3. Mengikat kawat wajik

Pada langkah ketiga ini kalian harus mengikat kawat wajik di masing-masing pojoknya ke tiang yang sudah tersedia. Pastikan tiang sudah dicor dengan kuat. Sehingga tiang tersebut dapat dijadikan pondasi yang cukup kuat. Pengikatan dilakukan pada sekeliling kawat wajik, kemudian dibaut di tiang BRC-nya. Jika pemasangannya sudah selesai, kalian harus mencoba dorong kawat wajik untuk mengetahui kekuatannya. Jika dirasa kurang kencang, maka kalian dapat menambahkan behel untuk isi bingkai dan juga penyangganya.

4. Lakukan pengecatan pada kawat wajik

Sebenarnya langkah keempat ini dapat kalian lakukan atau tidak, semuanya tergantung dari kebutuhan. Jika kalian ingin menyesuaikan warna kawat dengan bangunan, maka cat lah kawat sesuai dengan warna bangunan. Dengan pengecatan maka tampilan akan lebih menarik dan elegan.

Sekian langkah pemasangan kawat wajik yang harus kalian lakukan. Tenang saja, karena pemasangan kawat wajik ini tidak perlu seseorang yang profesional. Hanya dengan berbekal pengetahuan umum yang diambil dari internet, kawat wajik pun dapat terpasang dengan kokoh. Bagaimana dengan harga kawat harmonica? Kalian dapat membuktikan sendiri bahwa harga dari kawat tersebut tidak mahal. Itulah mengapa banyak orang yang memilih kawat wajik untuk memenuhi kebutuhan. Selain memiliki harga yang ekonomis, kawat wajik pun dijamin tampak minimalis, kuat terhadap karat dan lebih aman.

Cara Pemasangan Lantai Kayu Cepat dan Gampang

Cara Pemasangan Lantai Kayu

Lantai kayu pada saat ini sedang naik pamor, mengingat bahwa lantai yang satu ini memberikan keunikan tersendiri. Lantai yang satu ini mampu memberikan kesan hangat pada ruangan, apalagi jika Anda menyukai tampilan natural maka lantai ini sangatlah tepat. Penggunaan lantai dari kayu sendiri tidak terpatok pada desain minimalis atau alam saja, banyak tema desain interior lain yang cocok menggunakan lamtai ini.

Hal terpenting ketika ingin menggunakan lantai dari kayu adalah memasangnya. Cara pemasangan lantai kayu sebenarnya sangatlah mudah apabila Anda memahami tahap-tahapnya. Tindak seperti pemasangan lantai dari ubin, pemasangan lantai dari kayu sangat cepat serta tidak memakan biaya yang terlalu banyak. Selain itu, lantai dari kayu juga terhitung lebih murah.

Cara Pemasangan Lantai Kayu Mudah

Cara Pemasangan Lantai Kayu

Pada kenyataannya pemasangan lantai dari kayu sangatlah mudah. Hal paling sulit dari pemasangan lantai kayu adalah memasangnya dengan benar. Karena lantai ini harus dipasang satu persatu dengan memastikan bahwa lantai benar-benar sudah rekat. Berikut ini adalah cara memasang lantai dari kayu yang benar dan mudah:

1. Pelapisan foam

Cara pertama ketika akan memasang lantai kayu adalah melapisi lantai dengan foam khusu terlebih dahulu. Foam khusus ini biasanya dapat Anda dapatkan dari toko ataupun sudah sepaket dengan parket kayu. Pelapisan foam ini sendiri khusus untuk menahan uap dari bawah, sehingga ketika parket sudah dipasang maka akan terhindar dari lembab dan jamur. Pastikan Anda mendapatkan foam dengan jumlah yang cukup untuk ruangan yang akan dipasang parket.

2. Lekatkan foam dengan selotip

Dalam melakukan pelapisan foam untuk lantai kayu ini, Anda dapat menggunakan lakban atau selotip dalam penyambungannya. Pastikan bahwa setiap sambungan tertutup rapat. Seperti yang sudah disinggung pada poin sebelumnya, bahwa foam ini untuk mencegah agar parket tetap awet dan tidak berjamur. Jika sudah terpasang semua, maka biarkan selama 1 hari.

3. Ukur luas ruangan

Selanjutnya hal yang paling penting ketika ingin memasang lantai dari kayu adalah dengan mengukur luas ruangannya. Mengukur luas ruangan sendiri bertujuan untuk mengetahui seberapa banyak parket yang harus digunakan. Walaupun harga lantai kayu terhitung lebih murah, namun terlalu berlebihan memesan juga akan membuang banyak biaya. Tidak hanya itu saja, dengan mengukur luas ruangan maka Anda juga akan mengetahui budget yang harus disediakan ketika ingin memasang lantai ini. Selain itu juga akan memudahkan Anda untuk memasang lantai dengan lebih rapi.

4. Memasang lantai

Jika sudah memastikan bahwa lantai yang ada cukup, maka selanjutnya tentu saja Anda harus memasang lantainya. Pemasangan lantai ini sendiri tergantung dari jenis lantai parket yang dipilih. Jika Anda menggunakan lantai yang memiliki sistem pemasangan klik, maka Anda tidak membutuhkan lem. Lantai dengan sistem klik ini mempunyai lubang pada sisi-sisinya. Sehingga ketika memasangnya, Anda hanya perlu memastikan bahwa lubang-lubang ini pas. Namun, untuk yang menggunakan lem, Anda harus lebih berhati-hati dan teliti agar semua bagian lantai telah rekat.

5. Rubber dan ketuk ketika melakukan pemasangan

Anda juga harus memasang rubber pada bagian parket yang menempel dengan dinding. Hal ini sendiri agar mencegah lantai lepas ataupun rusak. Ketika memasang lantai dari kayu ini, jangan lupa mengetuknya untuk memastikan lantai sudah menempel erat satu sama lain. Namun, Anda perlu hati-hati jangan sampai lantai rusak.

Itulah cara pemasangan lantai dari kayu yang benar dan mudah. Sudah dapat dipastikan bahwa lantai dari kayu memang memiliki kelebihan tersendiri. Apalagi harga lantai kayu termasuk lebih murah dibandingkan dengan lantai lainnya.

Inilah Kiat untuk Menjaga Keawetan Pintu Kaca

Kiat Menjaga Keawetan Pintu Kaca

Saat ini pintu kaca menjadi salah satu pilihan menarik. Hal tersebut karena bahan kaca memang bisa menghasilkan efek mewah, elegan, dan futuristik. Meskipun begitu, kamu harus lebih berkorban ketika merawatnya. Hal tersebut karena pintu berbahan kaca rentan terhadap permasalahan seperti pecah dan kotor. Untuk itu, artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai beberapa kiat jitu dalam menjaga keawetan pintu berbahan kaca.

Kiat Menjaga Keawetan Pintu Kaca

Kiat Menjaga Keawetan Pintu Kaca

Kaca memang bahan yang indah untuk digunakan namun cukup rentan terhadap beberapa permasalahan. Hal tersebut bisa terjadi jika pemilik rumah tidak menjaganya dengan benar. Sayangnya, para pemilik rumah justru memilih menyalahkan pabrikan dibandingkan dengan koreksi diri. Pasalnya, sebagus apa pun pintu berbahan kaca jika tidak dirawat dengan benar akan menimbulkan beberapa masalah. Untuk itu, inilah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dalam proses perawatan pintu kaca.

Pasang pintu di lokasi yang aman

Memasang pintu berbahan kaca tentu perlu perhatian ekstra. Salah satu hal yang harus kamu perhatikan adalah lokasi pemasangan. Jika kamu memasang pintu berbahan kaca di bagian yang berdekatan dengan jalan raya, sebaiknya pertimbangkan lagi hal tersebut. Karena kaca rentan terhadap pentalan batu kerikil dan suara yang bising. Selain itu, kaca juga akan mudah terkena kotoran dari luar.

Jika hal tersebut tidak bisa di hindari, kamu masih bisa menanam pohon di area dekat pintu berbahan kaca agar lebih teduh. Selain itu, kamu juga bisa memasang kanopi agar kaca tidak terkena panas dan hujan. Kamu juga bisa membuat pagar kecil agar kerikil tidak bisa terpental ke arah kaca.

Lapisi dengan stiker maupun kaca film

Solusi ini sangat berkaitan dengan sifat kaca yang transparan. Kamu bisa memasang stiker kaca agar cahaya yang masuk bisa terfilter. Selain itu, penggunaan stiker dan keca film juga akan membuat kaca lebih kuat.

Gunakan kusen yang memang benar peruntukannya

Untuk pintu berbahan kaca yang menggunakan kusen, sebaiknya hindari penggunaan kusen yang sembarangan karena akan membuat kaca mudah rusak. Jika ingin lebih menarik, kamu bisa menggunakan frame jenis frameless.

Bersihkan dengan benar permukaan kaca

Cara membersihkan kaca tidak sulit, namun perlu perhatian lebih. Hindari penggunaan benda tajam ketika proses membersihkan kaca karena akan membuat kaca mudah rusak. Selain itu, kamu juga harus berhati-hati karena kaca mudah tergores. Gunakanlah lap yang lembut dan dibantu dengan cairan pembersih kaca yang tepat agar kaca bisa lebih terlihat berkilau.

Pilihlah kaca yang memiliki kualitas baik

Menggunakan pintu berbahan kaca tentu menjadi pilihan yang baik. Namun, kamu jangan sembarangan dalam memilih pintu kaca karena akan berdampak kepada kekuatannya. Pilihlah bahan tempered glass yang terbaru agar kualitasnya bisa maksimal. Hindari penggunaan kaca yang sembarangan karena pintu berbahan kaca lebih sering bergerak bila dibandingkan dengan jendela.

Demikianlah artikel singkat mengenai kiat untuk menjaga keawetan pintu berbahan kaca. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu kamu dalam menjaga keawetannya. Selamat mencoba!

Lantai Epoxy Dapat di Gunakan Untuk di Rumah? Ternyata Cocok di Bagian Rumamu Disini loh !

Ternyata Epoxy Lantai  Cocok di Bagian Rumamu

Lantai rumah memang selalu rusak, apalagi ada bagian bagian rumah yang seing kita rasakan selalu rusak. Pastinya kamu bosan dengan lantai yang cepat rusak dan tak tahan lama. Biaya renovasi yang dikeluarkanpun cukup mahal. Apalagi jika rumahmu banyak sekali, yang harus diurus, makin banyak biaya yang kamu keluarkan. Nah jika kamu memiliki lantai yang tak kuat apa lagi tak tahan lama, waduh bisa membuat bengkak pengeluaranmu nih. Maka dari itu aku mau tunjukan rekomendasi untuk kamu, pakai apasih yang bisa membuat lantai kuat dan tidak rusak apa lagi tahan lama.

Kamu bisa gunakan lantai Epoxy loh. Ko epoxy? kan rumah bukan gedung besar atau perkantoran. Pasti kamu berfikiran seperti itu deh. Tenang epoxy sekarang sudah dipakai dirumah ko, banyak kontruksi yang memakai lantai epoxy ini dengan menggunakan sistem injeksi beton. Tak lain kegunaannya untuk membuat lantai rumahmu lebih kuat lagi.

Tapi kamu suka berfikir tidak, Lantai epoxy cocoknya untuk bagian rumahmu dimana si? Nah disini aku berikan jawabanya.  kamu pasti suka merasakan resah memang kalau liat bagian ini ruangan ini jika lantainya sering rusak. Bagianmana saja si yang bisa kamu ganti dengan lantai epoxy ini. Yuk simak

3 Bagian Dalam Rumah yang Bisa Kamu Ganti Dengan Lantai Epoxy

1. Balkon Atas Rumah

Nah kamu pasti suka merasaresah jika balkon tempat kamu santai santai dirumah malah sering rusak apalagi bocor, aduhai biaya banyak nih. Kamu bisa ganti lantai balkonmu dengan epoxy lantai , nanti kontroksi akan segera injeksi beton tersebut untuk membuat lebih tahan lama lagi, malahan tida akan rusak loh.

2. Ruang Tamu

Kamu jangan remehkan ruang tamu, lantai diruang tamu bisa rusak, karna sering kita gunakan. Ntah suka lari larian anak anak kecil, atau tempat kumpul. Itu bisa membuat lantai semakin lama semakin rusak loh. Maka dari itu kamu bisa gunakan lantai epoxy supaya awet.

3. Kamar Mandi

Ini dia yang kamu suka resahkan, kamar mandi. Ini adalah salah satu ruangan yang paling mudah rusak lantainya loh. Lebih baik kamu gunakan lantai epoxy deh, kamu bisa campurkan beton di kamar mandi dengan campuran injeksi beton. Supaya lebih kuat dan tahan lama lagi. Ini adalah refrensi untuk kamu. Supaya lebih hemat uangmu.

Cara Memasang Lampu Neon Box

Cara Memasang Lampu Neon Box

Sebagai media promosi neon box banyak dipilih perusahaan, untuk memperluas bisnis dan menarik pelanggan lebih banyak. Tapi tahukah Anda bagaimana sebenarnya cara memasang neon box tersebut? Karena ternyata tahapannya cukup panjang. Untuk mengetahuinya maka simak baik-baik informasinya di bawah ini.

Cara Memasang Lampu Neon Box

Cara Memasang Lampu Neon Box Dengan Mudah

Enam urutan pemasangan ini biasanya diterapkan oleh penyedia jasa pembuatan neon box. Tak perlu waktu panjang selama semua alat dan bahan sudah dipersiapkan. Berikut ini cara pemasangannya.

  • Siapkan Rangka Lampu

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mempersiapkan rangka untuk tempat pemasangan neon box. Biasanya terbuat dari besi yang disambung dengan sistem pengelasan, membentuk box dengan ukuran panjang dan lebar sesuai kebutuhan atau keinginan pengguna. Besi diberi pengait khusus untuk meletakkan lampu.

  • Pilih Lampu

Kemudian cara memasang lampu neon box selanjutnya adalah memastikan ukuran lampu neon sesuai dengan rangka dan pengaitnya. Biasanya sudah diukur sebelum membuat rangka neon box, sehingga saat lampu dipasang bisa terkait dengan sempurna. Lampu yang digunakan biasanya jenis neon LED keluaran salah satu merk lampu ternama, dengan panjang 36 cm.

Ada banyak jenis lampu neon yang sering digunakan untuk pemasakan produk neon box, ada jenis TL, TL LED dan LED modul dengan ukuran cahaya dan body bervariasi. Anda tinggal memilih yang tepat dengan kebutuhan

  • Kaitkan Lampu

Lakukan proses pengaitan lampu dengan meletakkannya secara horizontal dari kiri ke kanan, sesuai jumlah lampu yang dibutuhkan. Letakkan lampu dengan hati-kati. Jenis lampu ini sangat rentan pecah dan rusak karena lapisan kacanya tergolong tipis jika dibanding jenis lampu lainnya.

Setelah dikaitkan, lanjutkan dengan memberi tali penguat pada masing-masing ujung lampu, agar tidak mudah lepas dari pengait utamanya. Sebab lampu neon akan dipasang untuk waktu lama. Hal itu dilakukan karena pada area tertentu, bisa saja terkena angin kencang yang menyebabkan neon box bergetar dengan kuat.

  • Pasang Trafo

Cara Memasang Lampu Neon Box

Trafo dipasang berdekatan dengan kabel penghubung dari masing-masing lampu neon. Gunakan stiker agar kuat menempelkan trafo pada rangka besi. Pilih stiker yang tahan panas dan memiliki daya rekat kuat. Lokasi trafo bisa diletakkan pada bagian bawah lampu secara berjejer, bisa juga pada samping kiri atau kanan rangka lampu sesuai letak kabel utama.

  • Sambungkan kabel lampu pada trafo

Setelah itu cara memasang lampu neon box berikutnya adalah dengan menyambungkan kabel listrik dari lampu dengan kabel trafo yang akan terhubung pada aliran listrik. Jangan lupa beri pelindung sambungan kabel, bisa menggunakan lakban khusus untuk kabel listrik yang biasanya berwarna hitam. Ini akan mengurangi resiko arus pendek yang rentan terjadi.

  • Cek sambungan trafo ke listrik

Langkah terakhir adalah dengan melakukan pengecekan aliran listrik, dengan mencolokkan kabel gabungan trafo dan lampu pada aliran listrik. Pastikan kabel sudah dilengkapi colokan sebelum dilakukan pengetesan. Hal itu dilakukan untuk menghindari Anda terkena sentrum listrik. Jika lampu menyala artinya proses pemasangan lampu sudah berhasil.

Tinggal Anda menutup rangka dengan casing neon box, lakukan dengan hati-hati dan pastikan tidak ada bagian lampu yang terkena tutup casing. Setelah itu produkpun siap untuk ditempatkan sesuai peruntukkannya.

Memasang lampu neon box memang butuh detil yang sempurna, karena sangat berkaitan dengan aliran listrik dan kemampuan lampu memberikan cahaya terbaiknya. Sebab, biasanya lampu ini diletakkan pada lokasi outdoor yang rentan terkena sinar matahari dan tetesan hujan. Jika dipasang dengan benar, maka ketahanannya akan maksimal hingga bertahun-tahun.

Komponen Rumah yang Bisa dibuat dari Kaca Tempered

Kaca tempered atau tempered glass adalah kaca berkualitas tinggi yang pembuatannya melalui proses pemanasan hingga 700 derajat celcius. Setelah ditempa dengan suhu yang tinggi, bahan kaca kemudian didinginkan secara cepat sehingga menghasilkan kaca dengan daya tahan yang tinggi. Saat ini tempered glass banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan karena kualitasnya yang jauh lebih baik daripada kaca. Bahkan kaca jenis ini juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan komponen rumah pada umumnya. Jika kamu tertarik menggunakan tempered glass di rumah, simak penjelasan berikut ini tentang komponen apa saja yang bisa menggunakan tempered glass.

Komponen Rumah yang Bisa dibuat dari Kaca Tempered

Sudah Teruji! Tempered Glass Bisa Digunakan Untuk 4 Komponen Rumah Ini!

Hampir di setiap rumah selalu ada saja komponen yang terbuat dari kaca. Namun, seringkali kaca yang digunakan masih kaca biasa yang tidak memiliki kualitas sebaik kaca tempered. Penggunakan tempered glass di rumah sebenarnya bisa dimanfaatkan sebagai bahan beberapa komponen rumah tertentu, terutama yang memerlukan daya tahan kaca maksimal. Daripada terus-terusan penasaran, yuk ketahui 4 komponen rumah berikut ini yang bisa menggunakan tempered glass sebagai bahan pembuatnya.

Tempered Glass

1. Partisi

Partisi adalah pembatas antara ruangan satu dengan ruangan yang lainnya. Biasanya partisi dipasang di ruang tamu, ruang kerja, atau ruang makan. Bahan partisi yang banyak digunakan adalah kaca. Bila kamu menginginkan partisi yang awet dan tidak mudah rusak, kamu bisa gunakan tempered glass sebagai bahan partisi. Harganya mungkin akan sedikit lebih mahal daripada bahan kaca biasa. Tapi, soal kualitas, dijamin partisi dengan bahan tempered glass jauh lebih unggul. Makanya, saat pesan partisi kaca, pastikan bahan yang digunakan adalah tempered glass.

2. Pintu Kaca

Selama ini pintu identik dengan bahan kayu. Padahal, pintu juga bisa terbuat dari kaca. Biasanya, pintu kaca dimanfaatkan di dalam rumah, seperti sebagai pintu ruang kerja, pintu ruang makan, atau pintu kamar mandi. Bayangkan bila pintu terbuat dari bahan kaca biasa yang mudah pecah. Pasti sangat berbahaya, kan? Oleh karena itu, kini sudah banyak pintu kaca yang terbuat dari tempered glass. Bahan tersebut dipilih mengingat pintu adalah komponen rumah yang penggunaannya berisiko; bisa terbanting, terbentur, atau kena benda yang membahayakan kaca. Dengan berbahan tempered glass, kamu tidak perlu khawatir lagi pintu kaca mudah rusak.

3. Jendela

Kalau komponen rumah yang satu ini sih sudah pasti terbuat dari kaca, ya. Masalahnya, jendela itu tidak lepas dari ancaman lemparan benda keras dari luar, seperti bola atau batu. Agar jendela tahan terhadap ancaman seperti, kamu dapat mengakalinya dengan menggunakan tempered glass yang tidak mudah pecah. Bahan tersebut sangat direkomendasikan sebagai bahan jendela, sebab kekuatannya yang luar biasa. Kalaupun tempered glass pecah, serpihan pecahannya tidak akan membahayakan orang lain, sebab pecahannya berupa kristal tumpul yang aman untuk dipegang atau dibersihkan.

4. Kanopi

Kanopi adalah atap penutup yang biasa dipakai di teras atau garasi mobil. Kanopi berkontak langsung dengan udara bebas. Artinya, komponen rumah yang satu ini rentan terhadap ancaman hujan, panas, atau kejatuhan benda dari atas. Untuk mengantisipasi kerusakan kanopi yang tidak diinginkan, kamu bisa memesan kanopi dengan bahan tempered glass. Meskipun terkena hujan yang deras, panas yang menyengat, hingga kejatuhan benda keras dari atas, kaca ini bisa tahan dan aman. Selain penghuni rumah aman, barang-barang seperti motor atau mobil yang ada di teras garasi pun juga ikut aman.

Pakai Kanopi Di Rumah? Ini Manfaatnya!

Sudahkah rumah Anda menggunakan kanopi? Kalau belum segeralah pasang pada bagian rumah yang tepat, agar manfaatnya benar-benar membuat rumah menjadi lebih sempurna. Karena ternyata banyak manfaat hebat dari penggunaan kanopi kaca atau jenis kanopi lainnya pada rumah, yang mungkin tak terfikirkan oleh Anda sebelumnya. Penasaran dengan manfaat hebatnya?

Kanopi Rumah

6 Manfaat Hebat Rumah Berkanopi

Jika ditelusuri lebih dalam ternyata kanopi itu punya enam manfaat penting, seperti melindungi rumah, hemat anggaran, mempercantik eksterior, meminimalisir bencana, menetralisir suhu ekstrim dan memberi kesan lebih mewah.

1. Melindungi Bagian Rumah

Ketika rumah Anda memiliki halaman yang cukup luas, namun belum dimanfaatkan karena tak ada pelindung, maka saatnya pakai kanopi kaca atau kanopi aluminium yang akan melindunginya. Jadi banyak kegiatan bisa dilakukan di halaman tanpa takut kena hujan dan panas.

Ketika kanopi diaplikasikan pada bagian dalam rumah, juga akan melindungi rumah dari berbagai masalah, seperti debu yang masuk, hujan yang merembes, atau panas yang berlebihan.

2. Hemat Anggaran Atap

Jika ada bagian atap yang rusak namun ternyata harus diperbaiki dan diganti, tentu biayanya cukup mahal. Anda bisa menyiasatinya dengan pakai kanopi, sebab harganya jauh lebih murah jika dibandingkan atap. Dan tentunya bisa diaplikasikan di atap bagian mana saja, jadi Anda tak perlu keluar uang lagi untuk memperbaiki atap dan menggantinya dengan yang baru.

3. Mempercantik Eksterior

Ketika kanopi kaca atau kanopi berbahan lain Anda gunakan pada bagian teras dengan desain unik dan indah, tentu akan menambah kecantikan eksterior rumah. Apalagi jika konsepnya sesuai dengan konsep rumah secara keseluruhan, maka kecantikan sempurna rumah akan tercipta.

4. Meminimalisir Bencana

Tahukah Anda kalau beberapa bahan utama pembuatan kanopi sengaja dirancang anti air dan api? Beda dengan atap yang kebanyakan tidak memiliki kelebihan ini. Makanya dengan memakai kanopi pada beberapa bagian rumah, ketika bencana kebakaran terjadi, api tak akan membesar pada bagian kanopi dan menjadi alasan untuk menyelamatkan rumah.

Begitu juga dengan anti air seperti bahan kanopi kaca  atau metal, sehingga ketika terkena hujan secara berlebihan bahkan banjir tidak akan rusak dan hancur seperti atap berkualitas rendah yang pastinya akan mengalami kerusakan parah.

5. Menetralisir Suhu Ekstrim

Tinggal di kawasan bersuhu ekstra panas atau mungkin sedang musim panas, pastinya suhu di rumah pun akan terasa sangat panas. Selain butuh alat untuk menetralisir suhu di dalam ruangan, Anda juga bisa memanfaatkan kanopi untuk melakukannya. Karena bahan kanopi mampu menyerap panas dan melanjutkannya ke bidang lain dengan tingkat panas lebih rendah. Begitu juga dengan dingin yang tak akan terasa ekstrim masuk ke dalam rumah.

6. Memberi Kesan Mewah

Menggunakan kanopi dengan bahan aluminium, atau kaca mampu memberikan kesan mewah yang sempurna pada rumah Anda. Karena dua bahan ini memang identik dengan kemewahan. Jadi walaupun rumah anda berukuran kecil, kalau diberi sentuhan kanopi tersebut akan membuat rumah anda terlihat elegan dan luxury.

Jadi tak ada alasan untuk tidak pakai kanopi kaca atau aluminium di rumah kesayangan Anda. Rugi rasanya kalau harus menyia-nyiakan manfaat hebat yang dimiliki oleh kanopi, apalagi bagi Anda yang tinggal di pemukiman padat penduduk, bercuaca ekstrim atau rumah mungil yang ingin diberi kesan mewah. Ayo pilih sekarang jenis kanopinya, pasang, dan rasakan manfaatnya.

3 Masalah yang Sering Muncul Dalam Pengaplikasian Cat epoxy

Lantai yang di finishing dengan cat epoxy memang sangat indah, warna dan juga tampilannya bisa sangat bervariasi. Tanpa perawatan yang tepat beberapa masalah bisa saja muncul. Jika proses aplikasi cat epoxy salah maka permasalahan nantinya juga akan muncul dengan cepat. Maka untuk menciptakan epoxy lantai dibutuhkan keahlian profesional di bidangnya.

Tidak dapat dipungkiri banyak orang menggunakan cat epoxy untuk lantai mengingat harganya yang lebih murah. Disamping itu cat epoxy juga akan menciptakan lapisan yang sangat kuat pada lantai. Ketahanannya terhadap air menjadi keunggulan yang tidak dimiliki oleh bahan lantai lainnya.

Ketika penggunaan lantai epoxy sudah salah maka proteksi atau ketahanan terhadap air tidak akan bekerja dengan baik. Setelah cat epoxy diaplikasikan pada lantai maka akan sulit untuk dihilangkan. Dengan kata lain, Anda tidak bisa menggantinya kembali. Perlu diperhatikan bagaimana cara pengaplikasian yang tepat untuk mendapatkan hasil sempurna.

Masalah yang Sering Muncul Dalam Pengaplikasian Cat epoxy

Macam-Macam Masalah Penggunaan Cat Epoxy dan Cara Mengatasinya

Cat epoxy digunakan untuk tujuan jangka panjang dan tidak hanya rumah saja yang membutuhkan nya. Beberapa tempat seperti gudang pabrik dan supermarket yang heavy duty juga membutuhkan lantai dengan cat epoxy. Jika Anda berencana menggunakan lantai epoxy maka penting mengetahui masalah apa saja yang bisa muncul.

Beberapa masalah dengan penggunaan epoxy lantai bisa diatasi dengan mudah. Berikut ini beberapa permasalahan yang akan muncul dan cara mengatasinya.

  • Lantai yang mengelupas.

Alasan mengapa lantai epoxy mengelupas adalah faktor persiapan yang tidak benar atau kurang bersih. Suhu udara yang terlalu panas atau justru terlalu dingin. Maka siapkan lantai yang bersih dan perhatikan temperatur saat mengaplikasikannya.

  • Munculnya gelembung udara.

Gelembung udara akan muncul karena suhu udara terlalu dingin. Bisa juga karena terlalu banyak bahan yang diaplikasikan. Sebaiknya aduk larutan epoxy perlahan sehingga tidak mengeluarkan gelembung, kemudian aplikasikan tipis tipis saja namun berulang.

  • Warna yang tidak konsisten.

Jika warna pada lantai yang diaplikasikan terasa tidak rata maka artinya pada proses pengadukan warna tidak bercampur dengan merata. Sehingga minyak dan resin akan menimbulkan warna berbeda. Sebaiknya aduk benar-benar sebelum mengaplikasikannya pada lantai.